Blog Artikel

Mengapa Harus Berinvestasi?

Karena faktanya, sebagian besar kita memiliki penghasilan terbatas, sementara biaya hidup (harga makanan, perumahan, biaya pendidikan, kesehatan, kendaraan dan seterusnya) terus meningkat dengan sangat pesat. Dilain pihak, kita pasti menginginkan masa dimana kita menikmati masa depan dengan penghasilan yang memadai untuk keluarga kita.

TIdak sedikit orang yang aktif bekerja, tetapi dari waktu ke waktu penghasilan rasanya tidak pernah cukup. Padahal pengeluaran sudah dihemat. Ada yang salah?

Seiring perjalanan waktu, pengeluaran memang bertambah. Anak lahir, bersekolah, biaya kesehatan., kehidupan sosial kita berkembang dan seterusnya. Komponen biaya hidup bertambah, tetapi penghasilan tidak bertambah seberapa.

Momok lainnya adalah inflasi. Secara sederhana, inflasi dapat dikatakan sebagai penurunan nilai uang, antara lain karena harga-harga yang terus naik. Tidak heran bila inflasi diibaratkan perampok yang menyelinap diam-diam, merampok uang Anda. Siapapun Anda, tua muda, kaya miskin tidak bisa terhindar dari inflasi. Tiba-tiba Anda merasa uang tabungan sudah tidak berdaya untuk membayar atau membiayai kebutuhan hidup.

Di sisi lain, kita pasti memiliki tujuan-tujuan hidup, hal-hal yang ingin diwujudkan dan dicapai dalam hidup ini.

Dan aneka kondisi lainnya yang menuntut kita untuk segera merubah strategi pengaturan keuangan sebelum terlambat.

Jika Anda sudah merasa cukup melakukan pengetatan, disiplin menabung, dan sebagainya; tetapi keuangan masih belum memadai, maka setidaknya Anda juga harus:

  1. Memiliki sumber penghasilan tambahan
  2. Berinvestasi untuk membiakkan aset Anda.

PILIHAN INVESTASI

Investasi mutlak ada dalam tahapan perencanaan keuangan setiap orang/keluarga. Namun demikian banyak orang beranggapan bahwa investasi hanya buat mereka yang kaya. Faktanya, terdapat banyak pilihan investasi murah-meriah yang bisa dimulai oleh siapa saja, saat ini juga.

Salah satunya adalah berinvestasi melalui pasar modal Indonesia. Pasar Modal masih asing bagi banyak orang. Padahal ini adalah harta karun yang dikerubuti oleh banyak orang yang mengerti. Pihak asing pun mendominasi, mengeruk dan membiakkan aset di pasar modal Indonesia.

Mengapa bukan Anda?

Secara umum, pilihan investasi yang tersedia di pasar modal adalah:

  1. SAHAM,
  2. REKSADANA, dan
  3. OBLIGASI.

Untuk membantu program pemerintah mempromosikan investasi pasar modal bagi kesejahteraan masyarakat luas, ARD Institute bekerjasama dengan sejumlah pihak, menyediakan kelas khusus pelatihan investasi saham dan investasi reksadana (segera hadir).

Selain untuk membiakkan aset Anda, berinvestasi di pasar modal Indonesia merupakan salah satu partisipasi nyata Anda untuk menjadikan Indonesia semakin berdaulat atas kekayaannya. Masyaralat Indonesia harus menjadi investor pasar modal Indonesia.

Tahun ini bisa jadi merupakan titik balik kehidupan finansial Anda dengan memulai berinvestasi secara benar. SIlahkan klik di salah satu jenis investasi di atas untuk informasi lebih lanjut.

Sampaikan komentar atau pertanyaan Anda di bawah ini: